Ketakutan Masa Depan

Di saat ini tentu semua orang pasti merasakan ketakutan akan masa depannya masing-masing.sebab di zaman sekarang ini untuk memilih cita-cita atau jurusan yang diinginkan sehingga bisa sukses harus mempunyai niat dan tekad serta bersungguh-sungguh dengan apa yang kita capai sekuat mungkin.di zaman sekarang ini tentu berbeda dengan zaman dulu kalau kita sekelas sekolah belajar tentu nilai yang kita miliki tidak cukup dibawa ke sekolah tinggi.nah masa depan adalah masa yang di mana kita telah menempatkan sekolah dan telah menjadi sarjana. Serta sudah mendapat cita-cita yang diinginkan di kelas nanti.

Maka dari itu saya sebagai siswa SMA sekarang ini saya merasa takut masa depan saya nanti hancur dan berantakan.dan mulai sekarang ini saya akan lebih giat lagi belajar di kelas 12 dengan bersungguh-sungguh.serta membuat tugas tepat waktu yang diberikan oleh ibu guru.dan juga saya ingin bisa nanti lolos ke PTN yang saya inginkan dengan jurusan yang sayang favoritkan.maka sekarang ini saya merasa ketakutan dengan masa depan yang suram dan sehingga tidak tahu arah mau menuju ke mana lagi.

Di sisi lain kita tidak perlu takut dengan akan masa depan yang tidak cerah ini.karena masih banyak waktu lagi kita bisa untuk belajar dan mencari cita-cita yang sesuai kita inginkan.terkadang saya juga merasa cemas akan hal-hal yang tidak pasti di masa depan dan takut akan mengecewakan orang tua.keluhan saya muncul di saat-saat yang tidak pasti ketika saya sedang santai karena saya belum masuk kuliah hal ini terulang berkali-kali.berbagai pemikiran buruk mengenai ingin mengakhiri semua rasa sakit dengan cara ngelamun sendiri sempat menghantui saya.

Saya juga ingin menangis setiap kecemasan itu hadir.fisik dan psikis saya menyerang bergantian. Saat fisik sembuh tiba-tiba psikis kacau lagi. Saya pernah mengalami cenderung tidak dapat beradaptasi ketika di SMP dan di SMA. Namun semuanya bisa diatasi seiring berjalannya waktu.

Ekspektasi dan tuntutan keluarga tentang apa yang kita hadapi akan memunculkan kecemasan.untuk mengurangi rasa kecemasan yang berlebihan kita harus sadar dan banyak belajar bahwa masa depan itu tidak bisa dikendalikan kita hanya bisa melangkah. Kita di ikatan bahwa merdeka itu ketika kita mampu membuang rasa cemas akan masa depan.maka dari itu kita tidak boleh berputus asa dengan masa depan yang sungguh suram itu. Serahkan saja kepada yang maha kuasa dan jangan lupa selalu berdoa dan berdzikir setiap malamnya.





Tinggalkan Balasan

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai